Perjakaku Buat Rita

Malam minggu itu jam 21:15.. aku ketinggalan kereta di stasiun bogor, tapi aku hrs ke jakarta, ada urusan kerjaan yang harus diselesaikan malam itu juga buat senin pagi. Aku tidak bisa nginep di rumah orang tuaku malam itu. Akhirnya aku ke terminal bis dan akan naik bis ke uki baru nanti nyambung lagi taxi ke rawamangun, kostku di sana.. Dengan naik angkot sekali aku dah sampai di terminal, aku lihat bis ke uki masih ngetem.. aku naik, masih kosong.. cuma ada 2 org bapak2 di bangku depan. Aku memilih bangku deretan ketiga dari depan yang sebelah kiri bis.

Cewek Di Twenty One

Kali ini gue mau cerita pengalaman gue dengan seorang cewek yang memang pekerjaannya adalah untuk memuaskan nafsu birahi cowok-cowok yang membutuhkan. Berawal pada suatu hari (gue udah lupa hari dan tanggalnya), saat itu gue udah mulai kerja di suatu perusahaan yang lumayan besar.

Yang gue inget hari itu gue enggak masuk kantor berhubung sedang libur. Untuk mengisi kekosongan hari itu gue jalan- jalan ke Blok-M Plaza sendiri aja karena gue lagi engga punya cewek (baru putus), iseng aja gue keliling sendiri mulai dari lantai bawah sampai ke lantai atas dan akhirnya gue stand by di bioskop twenty one.

Sambil asik ngeliat poster-poster film yang dipasang, mata gue jelalatan kekiri dan kekanan kali-kali aja ada cewek yang mau nemenin gue nonton film. Tapi kayaknya hari itu hari sial gue, karena gue liat engga ada satu cewekpun yang sendirian, semua cewek yang

Kamu Gila

Nasib itu ada di tangan Tuhan. Seringkali aku memikirkan kalimat ini. Rasanya ada benarnya juga. Tapi apakah ini nasib yg digariskan Tuhan aku tidak tau mungkin lebih tepat ini adalah godaan dari setan. Seperti pagi ini ketika di dalam bus menuju ke kantor aku duduk di sebelah cewe cantik dengan tinggi 150 cm, umur sekitar 27 tahun, bertubuh sekal dan berkulit putih.

Mula-mula aku tidak perduli karena hobiku untuk tidur di bis sangat kuat namun hobi itu lenyap seketika ketika cewe di sebelahku menarik tas dipangkuannya untuk mengambil hp-nya yg berdering. Sepasang paha putih mulus menyembul dari rok biru tua yang dipakainya. Pemandangan itu cukup
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...